Hening malam… kurasa sunyi
sepi berlegar memenuhi segenap ruang
sebaris nama terpahat di sukma
melodi rindu rancak berirama
buat insan teristimewa
nun jauh di mata
menjadi pengungsi di lautan
Kasih mengapa…?
gelora cinta kian membara
saat lensa melakar wajahmu
saat halwa terngiang suaramu
debar di hati tak bisa henti
Detik demi detik berlalu
rindu padamu senantiasa ada
mengiringi tiap hela nafas
Sayang…
kudamba hadirmu di sisi
sejak dulu, kini dan selamanya
Dirimu…
umpama TNB yang memberi cahaya
menyuluh lorong hadapan yang belum tentu
umpama PETRONAS yang membakar dan menggerak
menyalakan swadaya diri
melangkah bersama untuk segalanya
Hadirmu…
diri terasa berjiwa
tak mungkin rindu ini terlerai
tak mungkin kasih ini terungkai
tak mungkin sayang ini terbatas
Kerana…
kusayang kamu…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar